Akor Dasar Ukulele
Setelan re-entrant G C E A, lima akor pertama, dan pola genjreng yang stabil.
10 menit baca
Akan lebih mudah jika kamu membaca: Trinada
Ukulele adalah instrumen akor paling ramah pemula: empat senar nilon, leher pendek, dan tiga akor pertama hanya butuh satu atau dua jari.
Klik fret untuk mendengar nadanya
G C E A — dan G-nya tinggi
Setelan standar ukulele adalah G C E A, tapi senar G bukan yang terendah. Ia disetel satu oktaf lebih tinggi dari yang diduga, sehingga senar C di tengah justru nada terendah. Ini disebut setelan re-entrant.
Akibatnya, bentuk akor ukulele sering tidak menaruh nada dasar di senar "bawah". G mayor 0232 nada terendahnya C, bukan G — dan itu terdengar wajar di ukulele karena semua senar berada dalam rentang yang rapat.
Tiga akor pertama
- C — 0003: satu jari manis di senar A fret 3.
- F — 2010: telunjuk di E fret 1, jari tengah di G fret 2.
- G7 — 0212: telunjuk E fret 1, jari tengah C fret 2, jari manis A fret 2.
Dengan tiga akor ini kamu sudah bisa mengiringi puluhan lagu. Coba di Pencari Akor — bentuk yang muncul di atas adalah bentuk buku ukulele, bukan hasil hitungan yang canggung.
Dengarkan progresi
Am dan G: dua akor berikutnya
- Am — 2000: hanya jari tengah di G fret 2.
- G — 0232: segitiga jari di C, E, A.
Dari C ke Am cuma menambah satu jari; dari G7 ke G cuma menggeser satu. Perpindahan pendek seperti ini yang membuat ukulele cepat terasa lancar.
Genjreng
Ibu jari atau telunjuk, ke bawah dan ke atas di sekitar pertemuan leher dan badan — bukan di atas lubang suara. Pola pertama: bawah, bawah-atas, atas, bawah-atas. Jaga ketukan dengan metronom sebelum menambah variasi.
Metronom berhenti
90
ketukan per menit
Ukulele memaafkan banyak hal, kecuali ritme yang tidak stabil.
Masuk untuk menandai materi ini sebagai selesai.
Komentar
Masuk untuk membaca dan menulis komentar.