Penjarian Tangga Nada Piano
Aturan ibu jari: 1-2-3, 1-2-3-4-5, dan kenapa pola itu bergeser saat ada tuts hitam.
12 menit baca
Akan lebih mudah jika kamu membaca: Tangga Nada Mayor, Peta Tuts Piano
Tangga nada di piano bukan soal menemukan nadanya — nadanya sudah kelihatan. Soalnya adalah jari mana menekan tuts mana, supaya lima jari bisa menempuh tujuh nada tanpa tersendat.
Tangga nada C
Penjarian C mayor: 1-2-3, 1-2-3-4
Jari diberi nomor dari ibu jari (1) sampai kelingking (5). Tangan kanan, C mayor, naik satu oktaf:
| Nada | C | D | E | F | G | A | B | C |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Jari | 1 | 2 | 3 | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Ibu jari menyelip di bawah jari tengah saat pindah dari E ke F. Itu satu-satunya gerakan yang perlu dilatih sendiri; sisanya jari jatuh berurutan.
Tangan kiri kebalikannya: 5-4-3-2-1 lalu 3-2-1. Jari tengah melangkah di atas ibu jari saat pindah dari G ke A.
Pola berpindah, prinsip tetap
Tangga nada dengan tuts hitam menggeser posisi ibu jari — ibu jari hampir selalu mendarat di tuts putih karena pendek. G mayor tangan kanan tetap 1-2-3 1-2-3-4-5. F mayor tangan kanan berubah: 1-2-3-4 1-2-3-4, karena B♭ menolak ibu jari.
Jangan hafalkan tabel per tangga nada. Hafalkan aturannya: ibu jari di tuts putih, selip di bawah setelah jari 3 atau 4, dan tiap kelompok jari mengisi satu ruas sebelum ibu jari mengambil alih.
Tempo lambat, tangan terpisah
- Satu tangan, satu oktaf, sangat lambat, dengan metronom.
- Naikkan tempo hanya bila ibu jari menyelip tanpa suara "tersandung".
- Dua oktaf: pola jari yang sama diulang — ibu jari mendarat di C lagi.
- Baru gabungkan kedua tangan.
Metronom berhenti
90
ketukan per menit
Tangga nada yang rapi di piano adalah tangga nada yang ibu jarinya tenang. Di situlah semua latihannya.
Masuk untuk menandai materi ini sebagai selesai.
Komentar
Masuk untuk membaca dan menulis komentar.