Lahirnya Rock
Lihat bagaimana blues, backbeat, gitar listrik, dan distorsi melahirkan rock.
10 menit baca
Akan lebih mudah jika kamu membaca: Blues dan Jazz, Lahirnya Gitar, Rekaman dan Radio
Penguat gitar awal dibuat untuk memperkeras suara tanpa mengubah karakternya. Namun, ketika volumenya didorong melewati batas, suaranya mulai pecah. Bunyi yang awalnya dianggap gangguan ini kemudian sengaja dipakai sebagai distorsi.
Tekanan yang berpindah
Musik Eropa umumnya menekan ketukan satu dan tiga. Hitung satu-dua-tiga-empat, dan yang terasa berat adalah ketukan ganjil.
Musik yang tumbuh dari tradisi Afrika-Amerika memindahkan tekanan itu ke ketukan dua dan empat. Inilah backbeat — biasanya dipukul keras dengan snare, tetap, tidak berubah, sepanjang lagu.
Perbedaannya kecil di atas kertas dan besar di badan. Ketukan satu membuat orang berbaris. Ketukan dua dan empat membuat orang bergoyang.
Kalau kamu punya metronom di tangan, coba rasakan sendiri: hitung empat ketukan, lalu pindahkan tekananmu ke ketukan kedua dan keempat. Musik yang kamu dengar sehari-hari sebagian besar berdiri di atas pergeseran itu.
Metronom berhenti
90
ketukan per menit
Dari rhythm and blues
Pada akhir 1940-an, blues masuk kota. Alatnya dilistrikkan, tempo dipercepat, backbeat dipertegas. Hasilnya disebut rhythm and blues.
Dari situ, pada pertengahan 1950-an, muncul rock and roll. Bahan dasarnya tetap blues dua belas birama, dimainkan lebih cepat dan lebih keras.
Sisi sejarah yang tidak boleh dihaluskan: musisi kulit hitam seperti Chuck Berry, Little Richard, dan Sister Rosetta Tharpe membangun musik ini, sementara radio Amerika saat itu terpisah menurut ras. Banyak lagu mereka baru laku luas setelah direkam ulang oleh penyanyi kulit putih. Uang dan pengakuan sebagian besar mengalir ke arah yang salah.
Dua nada saja
Distorsi menimbulkan persoalan teknis. Ketika bunyi dipecah, akor penuh berubah jadi bubur — terlalu banyak nada saling bertabrakan menghasilkan frekuensi yang tidak diinginkan.
Jawabannya adalah membuang hampir semuanya. Power chord hanya berisi nada dasar dan kuint, tanpa terts.
Klik fret untuk mendengar nadanya
Karena terts yang hilang, akor ini tidak menyatakan mayor atau minor. Ia tidak punya watak — dan justru karena itu ia tetap jernih meski didorong lewat distorsi seberat apa pun, serta cocok dipasang di atas melodi mayor maupun minor.
Bentuknya juga sama persis di seluruh papan. Geser dua jari, dapat akor lain. Ini mengubah siapa yang bisa bermain: seseorang bisa memainkan lagu utuh dalam hitungan jam, bukan bulan.
Sebagian orang membaca itu sebagai pemiskinan harmoni. Baca sebaliknya — ini pemindahan perhatian. Yang dikejar bukan lagi kerumitan akor, melainkan bunyi, tenaga, dan ritme.
Bunyi jadi bahan
Setelah 1960-an, gitar listrik berhenti diperlakukan sebagai alat yang mengeluarkan nada, dan mulai diperlakukan sebagai sumber bunyi yang bisa dibentuk.
Distorsi, umpan balik, wah, penggandaan, gema. Pemain seperti Jimi Hendrix memakai penguat dan ruangan itu sendiri sebagai bagian dari alat musiknya — sesuatu yang tidak ada padanannya dalam empat ratus tahun sebelumnya.
Studio rekaman pun jadi alat, bukan sekadar tempat merekam. Karya bisa disusun berlapis, potongan demi potongan, tanpa pernah dimainkan utuh sekali pun.
Tempat berhentinya
Rangkaian ini — Barok, Klasik, Romantik, blues, jazz, rock — adalah satu garis saja, dan garis itu sengaja dipilih karena berujung di alat yang ada di tanganmu.
Gitarmu punya fret bertemperamen sama rata dari perdebatan penyeteman Eropa. Lembar akornya berhutang pada basso continuo. Solomu memakai pentatonik dari blues. Ketukannya menekan dua dan empat karena backbeat.
Pada saat yang sama, gamelan terus berjalan dengan larasnya sendiri, dan tidak satu pun dari cerita di atas mengubahnya. Musik tidak punya satu garis waktu. Yang ada adalah banyak jawaban atas pertanyaan yang sama, beberapa di antaranya kebetulan bertemu — dan salah satu pertemuan itu menghasilkan benda kayu berenam senar yang sedang kamu pelajari.
Masuk untuk menandai materi ini sebagai selesai.
Komentar
Masuk untuk membaca dan menulis komentar.