Lompat ke konten

Ananda Sukarlan

Kenali pianis Indonesia yang mengolah lagu daerah menjadi Rapsodia Nusantara berteknik virtuoso.

8 menit baca

Akan lebih mudah jika kamu membaca: Era Romantik, Ragam Musik Nusantara

Ananda Sukarlan (lahir 1968) adalah pianis dan komponis Indonesia yang membangun karier internasional dari Spanyol, lalu mengabdikan sebagian besar karyanya pada musik Indonesia dalam bahasa piano klasik.

Dari Jakarta ke Eropa

Sukarlan belajar di Jakarta lalu melanjutkan ke Royal Conservatory di Den Haag. Ia memenangi berbagai kompetisi Eropa pada 1990-an dan tampil sebagai solois dengan orkestra di banyak negara. Ia dikenal sebagai spesialis musik abad ke-20 dan sering menjadi orang pertama yang memainkan karya baru komponis Eropa.

Rapsodia Nusantara

Karyanya yang paling dikenal adalah seri Rapsodia Nusantara — puluhan komposisi piano yang mengolah lagu daerah Indonesia dengan teknik virtuoso Barat. Rapsodia Nusantara No. 1 memakai lagu Jawa; nomor-nomor berikutnya menjelajah Sumatra, Bali, Maluku, hingga Papua.

Pendekatannya mirip Liszt terhadap lagu Hungaria: melodi rakyat dijadikan bahan untuk harmoni, ritme, dan kecepatan yang menuntut.

Alphabet Series dan pendidikan

Sukarlan juga menulis ratusan karya pendek untuk anak dan pemula — Alphabet Series — supaya pianis muda Indonesia bisa belajar teknik lewat musik bernuansa lokal, bukan hanya etude Eropa. Ia menggagas Ananda Sukarlan Award, kompetisi piano untuk pianis muda Indonesia.

Warisan

Ia menunjukkan bahwa piano klasik bukan milik satu benua. Untuk pelajar Indonesia, karyanya adalah jembatan: teknik yang sama dengan Chopin, bahan yang diambil dari halaman rumah sendiri.

Sarankan perbaikan materi ini

Masuk untuk menandai materi ini sebagai selesai.

Komentar

Masuk untuk membaca dan menulis komentar.