Lompat ke konten

Harmoni Kromatis

Masukkan akor di luar key tanpa kehilangan pusat tonal utama.

15 menit baca

Akan lebih mudah jika kamu membaca: Modal Interchange, Dominan Sekunder

Harmoni kromatis memakai nada atau akor di luar key utama sambil tetap menjaga pusat tonal. Akor luar tidak otomatis berarti modulasi.

Dalam C mayor, D7, Fm, A♭, dan C♯dim7 semuanya kromatis. Masing-masing memperoleh makna dari hubungan dengan akor sebelum dan sesudahnya.

Dengarkan progresi

C – E7 – Am – Fm – C

Sumber utama

  • Secondary dominant menonjolkan akor diatonis untuk sementara.
  • Modal interchange meminjam akor dari modus paralel.
  • Passing diminished menghubungkan dua akor dengan gerak semitone.
  • Chromatic mediant menghubungkan akor berjarak terts dengan kualitas atau nada luar.
  • Line cliché menggerakkan satu suara secara kromatis di atas akor yang relatif tetap.

Bedakan warna dan perpindahan key

Akor kromatis sesaat masih mendukung tonika lama. Modulasi membutuhkan pusat baru yang bertahan, biasanya diperkuat progresi dan kadens.

Contoh C–E7–Am–Fm–C tetap mudah terdengar di C. E7 mengarah ke Am, sedangkan Fm dipinjam dari C minor. Kedua akor luar memiliki fungsi yang dapat dijelaskan.

Analisis dengan voice leading

Jika simbol akor terasa aneh, ikuti setiap suara. Nada kromatis sering bergerak setengah langkah menuju chord tone berikutnya. Penjelasan horizontal ini kadang lebih berguna daripada mencari satu label vertikal.

Gunakan harmoni kromatis untuk memperkuat arah, bukan sekadar menambah banyak akor asing.

Sarankan perbaikan materi ini

Cek pemahaman

Jawab tiga soal sebelum menandai materi selesai.

  1. 1.Akor di luar key selalu berarti modulasi?
  2. 2.Fm dalam key C mayor lazim dijelaskan sebagai…
  3. 3.Cara kuat memahami akor kromatis adalah mengikuti…

Masuk untuk menandai materi ini sebagai selesai.

Komentar

Masuk untuk membaca dan menulis komentar.