Lompat ke konten

Dinamika dan Artikulasi

Bentuk keras-lembut, aksen, dan karakter setiap nada dalam sebuah frase.

9 menit baca

Akan lebih mudah jika kamu membaca: Ritme dan Birama

Dua pemain dapat memainkan nada dan ritme yang sama tetapi menghasilkan karakter yang berbeda. Penyebab utamanya sering bukan teori nada, melainkan dinamika dan artikulasi.

Metronom berhenti

90

ketukan per menit

Dinamika membentuk energi

Dinamika adalah tingkat keras-lembut bunyi. Istilah umum bergerak dari piano (lembut) ke forte (keras). Perubahan bertahap disebut crescendo dan diminuendo.

Jangan menganggap dinamika sebagai volume tetap untuk satu lagu. Satu frase dapat dimulai lembut, tumbuh menuju nada puncak, lalu turun saat selesai. Bentuk ini membantu pendengar mengenali arah kalimat musik.

Artikulasi membentuk cara nada berbicara

  • Legato menghubungkan nada dengan sedikit celah.
  • Staccato membuat nada pendek dan terpisah.
  • Accent memberi tekanan pada nada tertentu.
  • Tenuto menahan nada penuh sesuai nilainya.
  • Palm mute pada gitar memendekkan resonansi dan menebalkan serangan.

Latih satu motif empat nada dengan beberapa artikulasi. Pertama mainkan semuanya rata, lalu beri aksen pada nada pertama, sambungkan dua nada tengah, dan pendekkan nada akhir. Notnya sama, tetapi makna frasenya berubah.

Prinsip praktis

Pilih satu nada tujuan dalam setiap frase. Gunakan dinamika untuk menuju atau menjauh darinya, lalu gunakan artikulasi untuk memperjelas batas antargagasan.

Sarankan perbaikan materi ini

Cek pemahaman

Jawab tiga soal sebelum menandai materi selesai.

  1. 1.Apa perbedaan utama dinamika dan artikulasi?
  2. 2.Istilah untuk perubahan bertahap menjadi lebih keras adalah…
  3. 3.Cara paling jelas membentuk arah sebuah frase adalah…

Masuk untuk menandai materi ini sebagai selesai.

Komentar

Masuk untuk membaca dan menulis komentar.