Lompat ke konten

Nama Nada

Kenali 12 nada, kres, mol, dan alasan satu bunyi bisa punya dua nama.

6 menit baca

Musik Barat memakai 12 nada. Lagu dangdut, pop, jazz, sampai metal memakai kumpulan nada yang sama. Yang berbeda adalah urutan, ritme, dan tinggi nadanya.

Tujuh di antaranya punya nama huruf: C, D, E, F, G, A, B. Lima sisanya adalah nada di antaranya.

Mengapa namanya hanya tujuh huruf?

Karena telinga manusia menganggap sebuah nada dan nada yang frekuensinya dua kali lipat sebagai "nada yang sama, lebih tinggi". Itu disebut oktaf. Setelah B, kita kembali ke C — bukan lanjut ke H.

Coba dengar sendiri. Klik fret mana pun, lalu cari nada dengan nama sama di tempat lain:

Klik fret untuk mendengar nadanya

E
B
G
D
A
E

Semua yang tersorot adalah C. Bunyinya berbeda tinggi, tapi terasa "nada yang sama".

Nada di antara: kres dan mol

Lima nada sisanya tidak punya huruf sendiri. Mereka dinamai relatif terhadap tetangganya:

  • Kres (♯) menaikkan satu tingkat. C♯ berarti "satu tingkat di atas C".
  • Mol (♭) menurunkan satu tingkat. D♭ berarti "satu tingkat di bawah D".

Perhatikan: C♯ dan D♭ adalah bunyi yang persis sama. Dua nama, satu nada. Ini disebut enharmonis.

Kenapa repot-repot punya dua nama? Karena konteksnya berbeda. Dalam tangga nada tertentu, menyebutnya C♯ membuat pola tertulisnya rapi; di tangga nada lain, D♭ yang rapi. Nadanya sama, ejaannya menyesuaikan tetangga.

Di gitar

Satu fret = satu tingkat. Ini yang membuat gitar enak untuk belajar teori: jarak yang di piano terlihat sebagai pola hitam-putih yang tidak rata, di gitar selalu berarti "maju satu kotak".

Klik fret untuk mendengar nadanya

E
B
G
D
A
E

Dua belas fret, lalu polanya berulang — fret ke-12 adalah nada yang sama dengan senar terbuka, satu oktaf lebih tinggi. Itu sebabnya fret 12 biasanya diberi tanda titik ganda.

Antara E-F dan B-C tidak ada nada

Satu hal yang sering mengejutkan pemula: tidak semua huruf berjarak sama.

Antara E dan F tidak ada nada di tengah. Begitu juga antara B dan C. Keduanya bertetangga langsung — di gitar, hanya berjarak satu fret.

Pasangan lain (C-D, D-E, F-G, G-A, A-B) semuanya berjarak dua fret, dengan satu nada kres/mol di tengahnya.

Pola tidak rata inilah yang melahirkan tangga nada mayor, dan pada akhirnya hampir semua musik yang kita kenal.

Sarankan perbaikan materi ini

Masuk untuk menandai materi ini sebagai selesai.

Komentar

Masuk untuk membaca dan menulis komentar.