Lompat ke konten

Tangga Nada Kromatis

Gunakan seluruh 12 nada sebagai penghubung, warna, dan sumber ketegangan.

10 menit baca

Akan lebih mudah jika kamu membaca: Nama Nada, Tangga Nada Mayor

Tangga nada kromatis memuat seluruh 12 nada dalam satu oktaf. Jarak setiap langkahnya selalu satu semitone. Pada gitar, bentuk paling langsung adalah memainkan setiap fret secara berurutan.

Klik fret untuk mendengar nadanya

E
B
G
D
A
E

Bukan key tersendiri

Tangga kromatis tidak memiliki pola tonika seperti mayor atau minor. Dalam musik tonal, nada kromatis biasanya bekerja sebagai penghubung atau warna di sekitar nada yang tetap berasal dari key utama.

Contoh di C mayor: melodi E–F–F♯–G memakai F♯ sebagai nada pendekatan menuju G. F♯ bukan bagian dari C mayor, tetapi arahnya jelas sehingga tidak terdengar acak.

Tiga penggunaan utama

  • Passing tone: mengisi jarak di antara dua nada target.
  • Approach tone: mendekati nada target dari setengah langkah di atas atau bawah.
  • Enclosure: mengelilingi nada target dari dua sisi sebelum mendarat.

Untuk menargetkan E, contoh enclosure sederhana adalah F–D♯–E.

Di fretboard

Latih empat fret berurutan dengan satu jari per fret. Jangan berhenti pada latihan jari: pilih nada target dari akor, lalu gunakan satu atau dua nada kromatis untuk mencapainya.

Nada kromatis terdengar kuat ketika posisinya lemah dan tujuannya jelas. Jika nada luar ditahan terlalu lama pada ketukan kuat, telinga dapat menganggapnya sebagai perubahan harmoni, bukan sekadar hiasan melodi.

Sarankan perbaikan materi ini

Cek pemahaman

Jawab tiga soal sebelum menandai materi selesai.

  1. 1.Tangga nada kromatis memuat berapa nada per oktaf?
  2. 2.Nada kromatis paling mudah terdengar masuk akal ketika…
  3. 3.F–D♯–E adalah contoh…

Masuk untuk menandai materi ini sebagai selesai.

Komentar

Masuk untuk membaca dan menulis komentar.